Bawa Gelasmu Pelan-pelan saja

By: mas huda

Nov 18 2010

Tag:, ,

Kategori: dakwah, sosial

Tinggalkan komentar

Aperture:f/3.5
Focal Length:7.6mm
ISO:100
Shutter:1/137 sec
Camera:VERTEX DV1

“Berjalanlah selangkah demi selangkah agar air di gelas  yang dibawa tidak terlalu banyak yang tumpah”

Nasehat seorang pengelana mantan anggota TNI yang sedang mampir di Masjid Al Mubarok dimana saya tinggal. Ketika saya tanya, bapak ini asli dari Yogyakarta dan merupakan orang yang masuk Islam pada saat SMA nya. Beliau suka dengan olah raga tenis lapangan, bahkan tas yang dibawa beliau adalah tas yang digunakan untuk tenis lapangan. Beliau membawa raketnya ketika beliau melakukan perjalanan. Sebelum ke masjid ternyata beliau melakukan perjalanan dari Bandung menggunakan kereta api.

Memang selama saya tinggal di Masjid sering kali ada orang asing yang datang ke masjid. Mulai dari yang kehabisan ongkos perjalanan, tersesat, pernah juga ada seorang pemuda yang kopi darat dengan salah satu mahasiswi di kampus sebelah. Benar memang kita harus waspada dengan orang asing yang belum kita kenal, karena pernah kejadian teman saya dituduh menculik anak orang karena dia menolong seseorang yang sedang kabur dari rumahnya, juga pernah tetangga kost kehilangan barang-barangnya karena ditinggal kuliah, padahal dikamarnya sedang ada orang yang ditolong karena mengaku ingin masuk Islam. Masya Allah….

Tapi bapak ini lain dari yang lain, beliau terlihat sehat dan bersih. Ketika ikut sholat jamaahpun beliau melaksanakan sholat sunnah rawatib dan terlihat khusyu’ sekali. Mungkin ini yang membedakan antara orang yang mendapatkan hidayah dengan penuh kesadaran dengan orang yang sudah beragama Islam dari lahir tapi hanya KTPnya saja. Karena seringkali orang sholat hanya sekedar menggugurkan kewajiban saja atau bahkan menganggap hal tersebut adalah ritual yang dilaksanakan sebagai rutinitas belaka. Mereka ini tidak bisa mengambil hikmah dari ibadah sholat. Padahal banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari ibadah sholat selain pahala dari Allah SWT.

Untuk mendapatkan hikmah ibadah sholat bapak tersebut berpesan agar melaksankan ibadah sholat dengan khusyu’. Karena hanya dengan khusyu’ lah kita bisa merasakan apa yang sebenarnya sedang kita kerjakan. Salah satu cara agar sholat kita khusyu’ adalah dengan mengerjakannya secara pelan-pelan dan tidak tergesa-gesa. Seperti nasehat beliau diatas yang mengibaratkan mengerjakan sholat khusyu’ seperti orang yang membawa air didalam gelas kemudian berjalan dengan selangkah demi selangkah. Karena jika kita membawa air tersebut dengan berlari maka akan banyak sekali air yang akan tumpah. Bahkan bisa saja habis. Itu artinya kita tidak mendapatkan apa-apa malah yang didapatkan adalah rasa capek saja.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: